Minggu, 15 Juni 2014
Perang Ledekan Di Pemilu
Pemilu adalah kegiatan rutin yang selalu dilakukan sebagai sarana untuk pemilihan calon presiden dan wakil presiden untuk periode berikutnya. Akan tetapi, banyak orang-orang yang terlalu terobsesi untuk menjadikan kandidat jagoan presiden dan wakil presidennya agar menjadi nomer 1. Hal ini menimbulkan banyak orang yang melakukan hinaan atau sindiran kepada kandidat lain sehingga menjatuhkan reputasi kandidat lain. Ambil saja contoh yang terjadi saat ini. Banyak orang yang menyindir bahwa jokowi itu kafir dan ada pula yang menyindir prabowo itu dalang dari penculikan para mahasiswa dulu. Hal ini menimbulkan perang panas dimedia sosial, terutama facebook. Banyak orang yang mengunggah foto-foto editan yang menjatuhkan kandidat satu dengan yang satunya lagi. Seakan-seakan mereka merasa diri mereka benar mereka berani menghujat dan melontarkan kata-kata tanpa berfikir dampak apa yang akan terjadi bila posting mereka terlihat. Pemilu seharusnya menjadi salah satu sarana penyatuan bangsa kita namun hal ini berbeda malah pemilu menjadi salah satu api untuk mengadu domba bangsa sendiri. Kita sebagai 1 warga negara 1 tanah air dan 1 bangsa seharusnya bersatu untuk mendapatkan pemimpin yang baik dengan cara pemilihan yang adil, jujur, dan tidak ada pelecehan terhadap kandidat satu sama lain. Sudah seharusnya kita sebagai warga negara indonesia untuk tidak terbawa emosi demi pemikiran kita yang belum tentu itu benar sepenuhnya. Dan bagi generasi muda hal ini merupakan suatu pengalaman yang penting dimana suara generasi muda menentukan pemimpin berikutnya yang akan memimpin bangsa kita. Apa bangsa kita akan maju atau mundur? Ini semua akan menjadi PR bagi para presiden dan wakil presiden periode yang akan datang.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar